Laboratorium di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan yang terletak di Kabupaten Maros, tak pernah sepi dari kegiatan penelitian dan praktik lapangan. Seperti yang tampak ketika tim Mangnguki mengunjungi unit Kementerian Perikanan dan Kelautan tersebut pada beberapa waktu lalu.
Di sana, para peneliti melakukan penelitian sepanjang waktu, menjawab rumusan-rumusan masalah kualitas air budidaya perikanan. Masalah ini memiliki dampak bagi keberlangsungan dan keberlanjutan budidaya dan hasilnya. Dari lab itu pula rekomendasi untuk memperlakukan lingkungan budidaya dikeluarkan untuk dipertimbangkan oleh pengambil kebijakan. Di samping itu, tentu juga terdapat rekomendasi dari lab penelitian lainnya, seperti penelitian pada media tanam yaitu tanah, dan lain-lain.
Balai riset di Maros telah mengembangkan berbagai penelitian dan inovasi di sektor budidaya sejak lama. Sebagian besar berupa karya terapan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat budidaya. Tak ketinggalan dalam mendorong budidaya yang berkelanjutan. Termasuk lingkungannya, yaitu pelestarian hutan Mangrove.





