Editor 30 Mei 2024
Dewi Hestiani K

Provinsi Sulawesi Selatan, yang dikenal dengan tingkat kelahiran yang relatif tinggi di Indonesia, mengalami tantangan unik dalam kesehatan maternal, khususnya terkait dengan praktik menyusui oleh ibu primipara.

Menurut data terbaru, hanya sekitar 60% ibu baru di Sulawesi Selatan yang berhasil memulai menyusui dalam satu jam pertama setelah melahirkan. Selain itu, prevalensi menyusui eksklusif hingga anak berusia enam bulan hanya mencapai sekitar 40%, sebuah angka yang masih jauh di

bawah target nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, yaitu 80% untuk inisiasi menyusui dini dan 60% untuk menyusui eksklusif.

Salah satu penyebab utama dari rendahnya keberhasilan inisiasi dan kelanjutan menyusui adalah dukungan yang kurang efektif dari tenaga kesehatan, yang sering kali terkendala oleh beban kerja tinggi karena rasio pasien per praktisi yang tidak ideal. Ditambah lagi, kurangnya peran serta keluarga dalam proses menyusui turut berkontribusi terhadap masalah ini.

Keluarga sering kali tidak memahami cara terbaik untuk mendukung ibu, baik secara fisik maupun emosional, selama masa menyusui yang krusial ini.

Faktor lain yang memperburuk situasi adalah pengetahuan yang terbatas mengenai teknik menyusui yang benar dan manfaat jangka panjang menyusui bagi kesehatan ibu dan anak.

Banyak ibu baru yang tidak mendapatkan informasi yang cukup tentang bagaimana cara menyusui yang efektif dan efisien, atau mengenai pentingnya menyusui eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Ini seringkali menyebabkan penerapan praktik menyusui yang tidak tepat, yang dapat berakhir dengan kegagalan dalam menjaga kelanjutan menyusui.

Menghadapi masalah ini, ada kebutuhan mendesak untuk mengembangkan dan melaksanakan kebijakan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan tenaga kesehatan dalam menyediakan dukungan menyusui yang efektif, tetapi juga untuk memperkuat keterlibatan keluarga. Kebijakan tersebut harus merangkul kolaborasi antara tenaga kesehatan

dan keluarga untuk mengoptimalkan dukungan kepada ibu selama periode kritis pasca melahirkan. Dengan pendekatan yang terkoordinasi dan menyeluruh, diharapkan dapat meningkatkan angka keberhasilan menyusui di Sulawesi Selatan, sehingga memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu dan anak.

Deskripsi masalah

Di Sulawesi Selatan, tantangan yang dihadapi oleh ibu primipara dalam proses menyusui cukup signifikan. Berdasarkan data lokal, ada beberapa faktor utama yang menghambat keberhasilan menyusui, termasuk aspek pengetahuan, dukungan, dan persepsi sosial.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*