Ia menilai, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat program nasional yang mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, asri, dan sehat di berbagai daerah.
Munafri menegaskan, persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan kota tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah, tetapi harus dibangun melalui kesadaran dan kebiasaan masyarakat.
“Kota yang bersih tidak lahir hanya dari program pemerintah. Makassar yang sehat tidak lahir hanya dari kebijakan, dan Makassar yang maju tidak lahir hanya dari kerja satu pihak,” katanya.
Dia pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan kegiatan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial satu hari, melainkan gerakan yang terus hidup dan menjadi kebiasaan setelah kegiatan berakhir.
“Menanam satu pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi dari satu pohon kita sedang menanam harapan,” tuturnya.
“Membersihkan satu lingkungan mungkin terlihat kecil, tetapi dari kebiasaan kecil itulah budaya hidup bersih dapat tumbuh,” tambah Ketua IKA FH Unhas itu.
Selain lingkungan, Munafri juga mengapresiasi perhatian Partai Demokrat terhadap sektor kesehatan dan sosial.





