
Bagi sebagian besar dari kita, kemerdekaan adalah perayaan tahunan. Ia mewujud dalam bentuk upacara bendera, perlombaan di sudut kampung, atau sekadar hari libur nasional. Kemerdekaan telah menjadi udara yang kita hirup setiap hari. Sesuatu yang begitu lumrah hingga kita sering lupa bagaimana rasanya hidup tanpa oksigen kebebasan tersebut.
Namun, jika kita menoleh ke belahan bumi yang lain, tepatnya ke Palestina, kemerdekaan bukanlah udara segar. Ia adalah napas yang senantiasa diperjuangkan di tengah kepulan debu reruntuhan.





