Total penumpang yang berhasil ditemukan selamat sejauh ini berjumlah 46 orang, 1 meninggal. Sementara berdasarkan data awal manifest, KLM Nurul Salsa yang tenggelam tersebut memuat penumpang sebanyak 70 orang. Itu berarti, masih terdapat 24 penumpang dalam pencarian (Semoga Selamat)
Berdasarkan informasi dari tim SAR dan pemerintah daerah, KLM Nurul Salsa 01 berangkat dari Pelabuhan Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Selayar pada Rabu, 15 Juli 2026, sekitar pukul 05.00 WITA. Sekitar pukul 09.30 WITA, kapal dilaporkan mengalami gangguan pada mesin utama saat berada di perairan barat Pulau Polassi.
Saat mesin dalam keadaan mati, kondisi cuaca juga memburuk disertai gelombang tinggi sehingga kapal kehilangan kemampuan berlayar dan akhirnya tenggelam. Dalam upaya menyelamatkan penumpang, Basarnaslangsung mengerahkan tim penyelamat menuju lokasi. Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya:





