“Saat ini TBM kami memiliki lebih dari 2500 koleksi buku, sedangkan aktivitas yang kami lakukan antara lain Noken Literasi, Literasi Baca Tulis, Membaca Nyaring dan Perpustakaan Inklusi untuk mama Papua,” ujar Sri Kurniawati ibu tiga anak.
“Saya harap pegiat literasi yang tahun ini belum mendapat apresiasi dari pemerintah tidak patah semangat. Justru terus berjuang dengan tulus untuk membangun masyarakat Indonesia yang literat,” ujarnya.
Sementara itu, Khairil Anshari guru SMP Negeri 1 Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan berhasil menerima penghargaan Kategori Sadar Literasi dan Numerasi.





