Syaddad, salah seorang peserta orasi kemerdekaan dari kelas 11 SMAIT Al Biruni.menampilkan kreatifitas retorika ala Bung Tomo dan permainan kata dengan didampingi dua orang pendamping kanan kirinya seolah olah ia seorang Presiden yang dilindungi dua orang pengawal. “..merdeka atau tidak merdeka..tidak merdeka ataupun merdeka, kita harus bermartabat!” Tandasnya dalam pakaian merah putih.
Berbeda dengan Syaddad, Ibnu dari kelas 12 SMAIT Al Biruni Jipang menampilkan orasi kemerdekaan semi komedi. Penampilannya sukses mengocok perut penonton namun tetap menghadirkan esensi orasi yang bersemangat.
Lain Syaddad dan Ibnu, lain pula Nisa Rizahbani. Siswi kelas 10 SMAIT Al Biruni Jipang ini menghadirkan nuansa lain yakni orasi kemerdekaan yang penuh perenungan mendalam. Nisa tampil membawakan orasi yang mengaduk aduk emosi penonton dengan menyertakan doa yang dipanjatkan penuh isak tangis. Orasinya ini membawa penonton ke suasana haru biru.





