Meity yang dikenal aktif di berbagai kegiatan sosial tersebut, juga tak serta merta menyalahkan main hakim sendiri, tapi perlu dikoreksi. Menurutnya, dalam psikologi massa, setiap individu memang berpotensi kehilangan rasionalitas.
“Setiap yang berada dalam satu barisan massa yang marah akan kehilangan kepribadiannya. Rasa tanggungjawab serta sisi kemanusiaannya, yaitu rasa iba dan cinta direduksi oleh kemarahan, terbawa oleh suasana sehingga apa yang dianggapnya sebagai lawan akan dihabisi tanpa ampun. Karena itu, diperlukan adanya orang-orang yang tetap rasional ketika persolan seperti itu terjadi,” terangnya.
Ia juga mengatakan bahwa, perbuatan main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan tidak dibenarkan dalam ajaran agama. “Perbuatan kejahatan seperti pencurian juga mesti melalui sidang dengan saksi yang kuat atau sekarang dikenal dengan istilah pengadilan,” tambahnya.





