Jawa Tengah memiliki rata-rata 1.408 kasus di bulan Januari, dibandingkan dengan rata-rata 833 di bulan Desember. Provinsi itu telah mencatat total 125.355 kasus pada Minggu.
Sedangkan Jawa Timur menambahkan 28.643 kasus bulan ini dari total 112.795.
Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur bersama-sama menyumbang 61 persen dari penghitungan nasional.
Titik panas lain seperti Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Bali dan Banten telah mengalami kebangkitan dalam kasus baru sejak akhir November dan menambah kecepatan ketika Januari datang.
Sulawesi Selatan telah menambahkan 17.214 kasus sepanjang Januari dengan total 48.261 kasus, beban kasus terbesar di luar Jawa.





