Pencegahan Perdagangan Orang. Meity : Imigrasi memang Garda Depan, Tapi Butuh Dukungan Lintas Sektor
“Jumlahnya cukup fantastis. Delapan ribu lebih. Berarti kurang lebih 40 orang dalam sehari. Kinerja ini tentu didukung pula oleh komitmen dan integritas para pegawai di lembaga tersebut. Bagaimanapun baiknya sistem kalau tidak ada integritas personal, bisa jebol juga,” jelasnya.
Namun, di balik tren penurunan 12,36 persen dari kinerja Imigrasi ini, Meity mengingatkan bahwa masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diperkuat agar dampak perlindungan terhadap masyarakat lebih optimal .
Salah satu catatan kritis yang disorot adalah potensi “kebocoran” akibat lemahnya integritas di internal petugas. Meity mengaitkan hal ini dengan peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap 17 pejabat di Kantor Imigrasi Jakarta Barat pada Juni lalu, termasuk Kepala Kantor . Kasus tersebut, yang diduga terkait penyimpangan pengurusan izin tinggal WNA, menjadi contoh nyata bahwa sistem secanggih apa pun dapat jebol jika tidak didukung integritas personal.
Selain isu integritas, Meity juga menyoroti bahwa pencegahan di pintu keberangkatan saja tidak cukup. Ia mendorong penguatan pengawasan di daerah-daerah kantong pekerja migran yang masih memiliki tingkat kerentanan tinggi, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat mencatat kasus TPPO terbanyak. Ia mengatakan bahwa mereka di DPR akan mengawal efektivitas program 1.178 Desa Binaan Imigrasi dan 516 Petugas Imigrasi Pembina Desa agar edukasi dan deteksi dini di tingkat akar rumput benar-benar masif dan tepat sasaran .
Lebih lanjut, politisi PKS ini menyoroti perlunya tindak lanjut penegakan hukum yang tegas terhadap sindikat pelaku. Pencegahan harus diikuti dengan pemidanaan berat kepada agen perantara yang memfasilitasi keberangkatan nonprosedural. “Jadi tidak hanya pencegahan di Imigrasi, tapi ditindaklanjuti dengan pemidanaan, sanksi yang berat kepada pelaku TPPO atau agen-agen perantara yang memfasiltasi keberangkatan,” ungkapnya.
Karena itu, dalam rangka menguatkan posisi Imigrasi ini, kata Meity, posisi Imigrasi sebagai garda terdepan dalam pencegahan TPPO, harus didukung oleh semua pihak dengan kerjasama lintas sektor yang kuat, yaitu kepolisian dan kementerian ketenagakerjaan.
- Jaga Ukhuwah dengan Konstituen, Meity Hadiri Perayaan Maulid Nabi Muhammad oleh Warga di Makassar
- Perhimpunan Filantropi Indonesia Chapter Makassar Perkuat Aksi Kolektif Melalui Members Gathering 2026
- Bertambah 15.177 KK Tamalate Nikmati Iuran Sampah Gratis, Warga Pilah Sampah dari Rumah
- Gerakan Indonesia Asri di Pantai Losari, Appi: Menanam Pohon adalah Menanam Harapan untuk Makassar
- Turkey Punya Rudal Hipersonik Baru, Israel Merasa Terancam!
- Sosialisasi P5HAM di Makassar, Meity Harap Masyarakat Memahami Hak-Hak Dasarnya.
- 81 Tahun Kementerian Hukum, Keberhasilan Diukur dari Manfaat yang Dirasakan Masyarakat
- Rumah Zakat Makassar Bersama SIT Ikhtiar UNHAS Salurkan Bantuan untuk Penyintas Kebakaran
- Rumah Zakat Bantuan Perlengkapan Sekolah di Lembanna Gowa
- Bantu Ringankan Beban Warga Makassar, Rumah Zakat Gelar Pasar Murah di Kelurahan Rapokalling
- Kemerdekaan Milik Siapa?
- Kemdiktisaintek Dorong Kolaborasi Riset dan Industri untuk Pengembangan Teknologi Energi
- Kebakaran Mall Nipah Makassar, Dua Orang Alami Sesak Napas
- DKP Provinsi Sulawesi Tengah Mendorong Program LAUTRA Fokus pada Pengembangan Wisata Bahari
- Pencegahan Perdagangan Orang. Meity : Imigrasi memang Garda Depan, Tapi Butuh Dukungan Lintas Sektor
- PLN dan Pertamina Bersama Rumah Zakat Hadirkan Layanan Dukungan Psikososial bagi Anak Penyintas Gempa Bumi di Kecamatan Nokilalaki
- Munafri Paparkan Peta Jalan Pengelolaan Sampah Makassar, TPA Berbenah dan PSEL Bertransisi ke Perpres 109
- Main Hakim Sendiri Terjadi Beruntun, Meity Harap Masyarakat Percaya Penegak Hukum
- UNIDO Menjadikan Indonesia sebagai Contoh Praktik Terbaik Hilirisasi Industri
- Presiden Prabowo Dorong Sinergi Perguruan Tinggi dan PT PAL Bangun Industri Perkapalan Nasional
Alamat Redaksi
Jalan Perintis Kemerdekaan KM 8, Ruko Puri Kencana Sari, Blok 10, Makassar





