gegge 14 November 2020

Ahmad Syaikhu yang disambut dengan tradisi marraga, sebelum menggunting pita peresmian,  membaca tradisi lokal Makassar itu sebagai contoh kerja berjamaah. Pemain marraga yang tadinya hanya satu orang memainkan bola, kemudian  berpindah ke pemain lain, lalu berdua, bertiga, bahkan setelah tiba di puncak, yang terinjak di bawah tak merasa dilecehkan dan terhina. Meskipun yang berdiri di puncak hanyalah satu orang.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*