“Meskipun menyadur berita sangat mudah, pembuat berita tetap harus menyertakan link sumber berita”, tambahnya.
Pada materi kedua, SCI juga menghadirkan salah satu wartawan senior, Arifuddin Usman. Pria berkacamata yang biasa dipanggil Kak Arif , merupakan seorang Dosen pada salah satu universitas ternama di Makassar.
Kak Arif menjelaskan tentang perubahan platform yang terjadi dalam dunia jurnalistik. Dalam era digitalisasi, pembaca mulai meninggalkan media berita seperti koran, majalah, dan lain sebagainya. Dan beralih ke platform dunia maya seperti berita-berita online.





