Bahasa Limola sudah selaiknya dilakukan penelitian terkait struktur bahasanya, yaitu sistem morfologinya. Kajian morfologi bahasa Limola dimaksudkan untuk mengetahui dan mendeskripsikan data-data morfologi bahasa Limola, baik terkait pembentukan kata, perubahan kata, perluasan kata, proses afiksasi, sampai pada pemajemukan.
Pentingnya penyusunan sistem morfologi itu sendiri adalah sebagai wujud pendokumentasian bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata, baik fungsi gramatikal maupun fungsi semantik, berdasarkan hasil kajian morfologi. Penyusunan sistem morfologi bahasa Limola didasarkan pada status vitalitas bahasa tersebut. Tujuan pengkajian dan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembentukan kata bahasa Limola.
Pada penyusunan sistem sintaksis bahasa Limola, penelitian yang dilakukan masih merupakan tindak lanjut dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, yakni Vitalitas Bahasa Limola (Agus, dkk., 2019), dan Konservasi Sistem Fonologi Bahasa Limola (Garing, dkk., 2020). Sintaksis merupakan ilmu tata kalimat yang menguraikan hubungan antarunsur bahasa untuk membentuk sebuah kalimat.





