Editor 21 Juli 2026

“Saya surprise bahwa kuda menjadi simbol masyarakat Jeneponto. Dan bapak dan ibu tidak salah. Tapi itu akan kita buktikan ke depannya. Apakah itu hanya sejarah, apakah itu hanya cerita masa lalu. Bagaimana Jeneponto ke depannya. Apakah nilai Pancasila akan tetap abadi di Jeneponto. Itu ada di tangah kita semua,” ungkapnya.

Baca Juga :

Elfrida kemudian mengingatkan kembali peserta tentang masa kelahiran Pancasila. “Angkat tangan, siapa yang tahu hari lahirnya Pancasila?,” tanyanya yang akhirnya dijawab sebagian peserta, yaitu tanggal 1 Juni 1945. Perempuan yang men

Baca Juga : Meity Adakan Training Of Trainer Senam Kebugaran Lansia-Pra Lansia Indonesia Sulsel 2026

yandang gelar doktor di bidang pendidikan itu mengatakan, pengetahuan tentang hari lahir Pancasila memiliki arti yang sangat penting dalam sejarah kemerdekaan Republik Indonesia di kemudian hari.

Terakhir, Elfrida tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta, yang antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai. Memang, boleh dibilang, kegiatan yang dimulai dari pagi hingga siang ini berlangsung sukses. Selain diisi dengan diskusi tentang Pancasila, acara juga disela dengan hiburan berupa pementasan tari dan musik yang selaras dengan nilai dan budaya masyarakat setempat.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*