Pada Minggu, tim SAR kemudian mengumumkan telah menemukan lokasi atau titik jatuhnya pesawat. Pencarian yang dilakukan sejak pagi membuahkan hasil. Tim SAR menemukan serpihan-serpihan pesawat, mesin dan satu korban telah meninggal dunia. Pencarian dilakukan di tengah cuaca yang tidab bersahabat, kabut tebal dan hujan yang tak berhenti mengguyur lokasi pencarian.
Tim SAR yang dibantu warga di sekitar Bulusaraung menyisir tebing-tebing curam di Bulusaraung. Senin, 19 Januari 2026 sebagaian dilaporkan di saluran resmi SAR, tim kembali melaporkan menemukan satu jenasah berjenis kelamin perempuan. Posisinya ditemukan berada jauh di bawah tebing, berjarak 200 meter dari titik awal jatuhnya pesawat.





