Editor 28 Oktober 2024

“Ini adalah salah satu bentuk aspirasi masyarakat. Tentu kami dari legislatif akan memperhatikan dan akan memberikan dukungan penuh.  Ini salah bentuk inovasi daerah dan kami menghimbau semua pihak untuk secara bersama – sama terlibat dalam kolaborasi melestarikan budaya daerah kita.  Kita tunggu respon pemerintah daerah,” tegas mantan Ketua KPU Bulukumba ini.

Senada dengan pernyataan Wakil Ketua DPRD tersebut,  Nuhri salah seorang guru guru menyambut gembira gagasan dari Institut Konjologi Nusantara.

“Kami telah mulai mengenalkan bahasa Ibu di sekolah.  Misalnya dengan lomba pidato dalam bahasa Konjo.  Anak – anak senang karena belajar bahasa daerah dari bahasanya sendiri,” ujarnya.

Menurut guru berprestasi dan dikenal tawadhu ini, memang diperlukan pengawalan agar terbit suatu kebijakan terkait pelajaran Bahasa Konjo di sekolah, baik dari kalangan legislatif, dari pemda itu sendiri, para guru dan cendekiawan serta dari kalangan masyarakat sipil atau LSM.

Selamat Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa.(*)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*