Editor 26 Oktober 2020

Salah satunya, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzzayin Arif, mengatakan, sebagai figur nomor satu di Sulsel, sebagai pemimpin yang visioner. Kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan gerakan keagamaan melalui pondok pesantren, dan pendidikan aktivitas Al-qur’an, terutama di hari santri ini tentu merupakan strategis untuk menjaga eksistensi dan pengembangan gerakan keagamaan.

Termasuk pemberian insentif kepada 2.500 guru mengaji se Sulsel dan pemberian bantuan kepada beberapa pondok pesantren di Sulsel.

“Ini adalah buah kepemimpinan yang baik di daerah. Sejak saya mendapat amanah sebagai pimpinan DPRD, ada satu hal selalu saya dengar yang digaungkan kepada kami semua satu gagasan yang menurut saya menjadi faktor kunci keberhasilan pembangunan Sulsel hari ini adalah gagasan tentang sinergitas dan kolaborasi antar lembaga pemerintahan. Itu yang saya lihat secara konsisten dilakukan oleh Pak Gubernur sampai sekarang,” ujarnya.

Sedangkan, Imam Islamic Center of New York dan Direktur Jamaica Muslim Center, Syamsi Ali, menyebutkan, dalam ceramah agamanya pada perayaan hari santri untuk meneladani para ulama, seperti Syekh Yusuf Al-Makassary.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*