” Kita minta lagi database nya, supaya Guru mengaji bisa kita santuni setiap tahun. Dan yang kita harapkan, ini menjadi modal dalam menghasilkan pemimpin masa depan di semua lini”, kata Nurdin Abdullah.
Peringatan itu juga dihadiri Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muzayyin Arif, yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Sulsel.
Muzayyin Arif mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh Gubernur. Kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan gerakan keagamaan melalui pondok pesantren dan pendidikan Al-qur’an, menjadi langkah strategis untuk menjaga eksistensi dan pengembangan gerakan keagamaan di Sulsel.





