“Kita harus mempunyai kesadaran yang kuat akan pentingnya pengetahuan akan bencana serta semanangat gotong royong dalam mempersiapkan Rumah Ibadah Tangguh bencana. Ujar Pak Zainuddin dalam sambutannya”
Sementara itu, Bapak Bustani dari Basarnas berbagi pengalaman tentang peran masjid dalam penanggulangan bencana.
Pelatihan ini juga didukung oleh HFI Pusat yang diwakili oleh Bapak Hari Pramdani, yang membuka pelatihan dengan doa dan harapan agar peserta dapat membentuk tim inisiator RITB yang siap tanggap bencana.





