Editor 19 Oktober 2020

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 memberikan tekanan yang luar biasa terhadap seluruh sektor perekonomian daerah, sehingga Sulsel juga mengalami kontraksi. Akan tetapi berdasarkan rilis BPS sampai dengan Kwartal II Tahun 2020 ini dari sisi sektor pertanian masih tetap tumbuh diatas 2,4% dengan kontribusi sebesar 24,81%, demikian halnya ekspor tetap tumbuh positif hingga mencapai 11,17%, bahkan konsumsi listrik juga tumbuh diatas 4% ditengah seluruh provinsi mengalami kontraksi pertumbuhan dimasa pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, di momentum hari jadi ini secara khusus kepada seluruh Petani dan nelayan, Nurdin Abdullah atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras selama masa pandemi, sehingga sektor pertanian tetap bisa bergerak.

Karena dapat dipahami bersama bahwa kondisi seperti ini, ketersediaan pangan menjadi salah satu faktor kunci menjaga keberlangsungan aktifitas masyarakat. Di berbagai kesempatan, ia sering menganalogikan bahwa kebutuhan memiliki kendaraan, rumah dan HP masih bisa ditunda, akan tetapi kebutuhan untuk makan menjadi hal yang wajib karena terkait keberlangsungan hidup masyarakat. Selain itu, Sulsel ini juga menjadi suplayer bahan pangan untuk 27 provinsi yang ada di Indonesia.

“Untuk itu, sebagai wujud apresiasi pemerintah daerah dan DPRD, perhatian dan kebijakan untuk sektor pertanian dan perikanan ini tetap menjadi prioritas utama dalam mendorong belanja pemulihan ekonomi, sehingga kedepan akan terkonstruksi pertumbuhan yang lebih berkualitas dan memiliki daya tahan terhadap gejolak ekonomi,” ujarnya.

Selain itu, untuk memparipurnakan ketahanan ekonomi Sulsel, saat ini pemerintah provinsi mengajak kepada segenap lembaga perbankan, dan segenap Lembaga Swadaya Masyarakat penggiat pemberdayaan untuk bersama-sama membangun perekonomian desa melalui pengembangan dan penyehatan Badan Usaha Milik Desa.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*