Mari membagi jenis energi versi saya. Pertama energi fisik, misalnya kemampuan berjalan atau berlari. Sangat gampangĀ untuk membedakannya siapa memiliki energi lebih dibanding yang lain. Kalau mau lebih jelas, silakan ke jogging track pagi-pagi, di sana bisa dilihat perbedaan energi fisik masing-masing orang dengan jelas. Kita juga tentunya paham variabel yang mempengaruhi; umur, kualitas kesehatan, atau asupan vitamin.
Yang rumit adalah membedakan level orang yang memiliki energi non-fisik; kekuatan berfikir, kemampuan berimaginasi, atau kebiasaan merenung. Ada orang yang lemah secara fisik tetapi memiliki energi berpikir yang melimpah. Kita sering membaca, mendengar atau bahkan bertemu dengan orang buta, tetapi produksi olah pikirnya sangat menakjubkan. Misalnya orang buta yang menghafal qur’an dan menulis buku. Banyak orang tidak pernah bergerak, tidak ke mana-mana tetapi memiliki kemampuan mengenal tanda-tanda zaman dibanding orang yang sempurna secara fisik.





