Salah satu contohnya adalah pemahaman tentang bagaimana takdir bekerja dalam hidup. Orang dibentuk untuk memahami takdir secara berbeda. Terkadang ada pengkondisian untuk memahami takdir yang sangat progresif, pro pada perubahan. Terkadang juga ada pembentukan kesadaran beragama yang di dalamnya berisi paket pemahaman takdir yang menghambat perubahan.
Bagaimana jalan tengahnya? Lawan! Bukan melawan Takdir Tuhan sebagai salah satu ajaran penting beragama, tetapi melawan persepsi atau pengkondisian tentang takdir yang menghambat perubahan. Sekali lagi, lawan, kecuali kalau anda gajah!





