APSKI saat ini menaungi lebih dari 120 program studi kewirausahaan dan terus berkembang, dengan anggota yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia. Rakernas III APSKI diikuti oleh lebih dari 150 program studi kewirausahaan, akademisi, praktisi industri, pembuat kebijakan, dan mitra internasional. Forum ini juga membahas penguatan kerja sama internasional, pengembangan kurikulum berbasis AI, serta penandatanganan berbagai nota kesepahaman dengan mitra nasional dan internasional.
Melalui Rakernas III APSKI, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya generasi technopreneur Indonesia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu menghilirisasi inovasi, serta berkontribusi dalam penciptaan lapangan kerja dan penguatan daya saing bangsa. Sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, pendidikan tinggi diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.





