“Buku ini berisikan keresahan berbagai isu lingkungan yang terkini yang banyak menimbulkan kerusakan lingkungan dan konflik sosial. Kita banyak menyaksikan perampasan ruang hidup masyarakat adat oleh korporasi sehingga ruang hidup mereka semakin sempit. Ditambah lagi dampak lingkungan yang semakin nyata dirasakan saat ini seperti meningkatnya suhu bumi dan berkurangnya air tanah” kata pengurus SHI Sulsel itu.
Pada kegiatan tersebut menghadirkan pembedah buku yang memiliki latar belakang aktivis lingkungan dan sosial yakni Ade Indriani Zuchri (Ketua Umum Pimpinan Pusat SHI), Wahyu Chandra (Jurnalis Mongabay) dan Wahyuddin Yunus (Aktivis Lingkungan dan Sosial).
Ketua Umum PP SHI, Ade Indriani Zuchri dalam bedah buku tersebut berbagi pengalaman dengan peserta mengenai cara masyarakat menjaga lingkungan dengan kearifan lokal.





