Editor 17 Maret 2026

Meity Rahmati yang bermitra dengan Kementerian Hak Asasi Manusia dan Komnas HAM di Komis XIII, juga menyatakan simpati terhadap korban. Ia menyayangkan di era demokrasi dan kehidupan sipil yang mengalami perubahan ke arah lebih baik di Indonesia, serangan kekerasan terhadap aktivis demokrasi masih terjadi. “Secara pribadi, saya menyatakan turut menyampaikan duka, dan berharap pemerintah segera mengusut tuntas kekerasan ini,” ungkapnya.

Meity menilai, perbuatan para perilaku merupakan pelanggaran berat terhadap kehidupan berdemokrasi serta hak asasi manusia. Selain bersimpati kepada korban, ia juga berharap peristiwa serupa tidak terulang. Politisi dari Sulsel tersebut optimis, para pelaku kali ini bisa ditangkap karena preseden telah meminta kasus ini diusut secara tuntas.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*