Editor 9 Desember 2025

“Sosialiasi empat pilar ini bertujuan untuk menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Jika konsep empat pilar ini dipahami dengan baik maka tidak akan ada perbedaan yang membuat negara kita menjadi rapuh,” jelasnya.

Ia melanjutkan bahwa sudah seyogyanya generasi saat ini meneladani pemikiran dan karakter para pendiri bangsa yang lebih mengedepankan persatuan dalam merumuskan dasar-dasar bernegara. “Mereka mempertemukan pendapat-pendapat mereka agar bisa membangun sebuah bangsa dan negara yang besar dan kuat, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangya.

Menurut Meity, dalam perumusan dasar negara Pancasila di sidang BPUPKI misalnya, para tokoh-tokoh nasional yang terlibat di dalam peristiwa itu pada awalnya memiliki banyak perbedaan. Seringkali terjadi silang pendapat tentang rumusan Pancasila. Tapi seiring waktu, perbedaan itu dapat diatasi dengan munculnya satu konsep yang menyatukan semua pihak. Dan dengan itu, bangsa Indonesia kemudian bersatu.

“Meski dalam sejarah, dinamika politik selalu mewarnai perjalanan Sejarah bangsa Indonesia. Tapi itu biasa saja selama persatuan selalu kita jaga,” katanya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*