Uraian tersebut turut diamini narasumber lainnya. Zulkifli seorang aktivis yang mewakili anak muda dalam kegiatan ini juga menyampaikan pentingnya semangat persatuan di tengah krisis identitas pada era saat ini.
Krisis ini disebabkan kian kaburnya nasionalisme akibat hilangnya batas negara dalam pergaulan di platform media sosial. “Informasi yang melimpah dan ruang pergaulan sosial yang luas tanpa dibatasi oleh negara seringkali mengaburkan cara pandang kita tentang konsep nasionalisme ini. Identitas kita sebagai sebuah bangsa Indonesia hanya bisa dipertahankan melalui empat pilar ini,” jelasnya.
Akvitis yang akrab disapa Zul itu juga menambahkan perlunya sosialisasi empat pilar melibatkan kalangan anak muda dan gen z. “Bagaimanapun hari esok dan masa depan adalah milik anak-anak muda hari ini. Merekalah yang akan menentukan seperti apa bangsa ini di masa depan,” pungkasnya.





