Editor 22 Februari 2022

Mengapa? Karena di dalam puasa, seseorang meninggalkan berbagai kesenangan dan berbagai syahwat. Hal ini tidak didapati dalam amalan lainnya. Sebagian salaf mengatakan, “Beruntunglah orang yang meninggalkan syahwat yang ada di hadapannya karena mengharap janji Rabbnya yang tidak nampak di hadapannya”.

Oleh karena itu, Allah membalas orang yang melakukan puasa seperti ini, dan Dia pun mengkhususkan amalan puasa tersebut untuk-Nya dibanding amalan-amalan lainnya.

  1. Bertambahnya keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Pada dasarnya ibadah puasa itu merupakan upaya untuk mengontrol diri dari semua yang membatalkan puasa, bukan hanya makan dan minum saja, tetapi juga dari segala bentuk fikiran, perkataan dan perbuatan yang tercela. Dengan demikian keimanan dan ketakwaan seorang hamba kepada Allah akan meningkat.

  1. Memberi istirahat pada anggota badan setiap bulannya, sehingga menjadikan tubuh kita sehat dan tidak mudah sakit.

Tidak bisa kita pungkiri bahwasanya dengan kita merutinkan puasa setiap bulannya akan terasa manfaatnya oleh tubuh kita. Banyak sekali manfaat puasa untuk kesehatan tubuh kita, diantaranya dapat mengatasi stress dan depresi, karena dengan puasa kita dilatih untuk selalu mengontrol diri kita dan menjaga berat badan supaya tetap ideal. Dalam beberapa literatur kesehatan disebutkan puasa sebagai  salah satu terapi untuk mengatasi beberapa gejala  penyakit, seperti kanker dan jantung.

(Sumber : masjidpedesaan.or.id dan  islam.nu.or.id  )

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*