Lebih lanjut Menhan menyampaikan bahwa kemitraan pertahanan Indonesia dengan Amerika Serikat berfokus pada tiga aspek utama yaitu hubungan antar individu (people to people) melalui program pertukaran dan pelatihan bersama, kerja sama antar pemerintah (Government to Government) seperti dalam latihan Super Garuda Shield, dan penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara.
“Kami menyambut baik inovasi industri Amerika Serikat serta solusi teknologi mutakhir yang dapat mendukung kemajuan dan modernisasi sektor kedirgantaraan, pertahanan, dan keamanan Indonesia. Workshop ini merupakan wadah yang tepat untuk menampilkan bagaimana teknologi Amerika Serikat dapat bersinergi dengan prioritas nasional Indonesia,” ujar Menhan Sjafrie.





