Editor 27 Agustus 2025

“Anak-anak muda memiliki pergaulan sosial lebih luas. Mempertemukan mereka dengan individu-individu berlatar budaya dari banyak negara. Tugas kita mendidik anak dengan nilai-nilai Pancasila agar tetap memiliki dasar moral. Jangan dulu kita berpikir jauh-jauh, kita bereskan dulu keluarga kita. Mengapa? Karena keluarga adalah ruang pendidikan dini, tempat anak-anak kita mencerna dan meniru pertama kali.”

“Dalam konteks inilah nilai-nilai Pancasila bisa juga ditanamkan dengan mudah. Jangan tinggalkan nilai dasar ini. Sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa. Didik anak-anak kita dengan pengetahuan agama. Jangan asik main gadget, lupa ingatkan anak laksanakan sholat,” jelas perempuan yang kerap dijuluki Srikandi Sulsel itu .

Selain anggota Komisi XIII DPR RI tersebut, turut berbicara Kepala Bidang Pengkajian BPIP, Prof Dr Muhammad Sabri. Ia memaparkan tentang substansi Pancasila sebagai dasar negara. “Negara kita adalah negara bangsa. Ideologi Pancasila berfungsi menyatukan seluruh warga negara yang berlatar dari suku-suku, agama, dan kepercayaan yang berbeda-beda,” imbuhnya. Sabri didampingi dua pembicara lainnya, yaitu Dr Andi Luhur Prianto dan Dr Abdul Wahid.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*