Presiden FIFA, Gianni Infantino membela keputusan Qatar sebagai tuan rumah. Sebagaimana dilansir di berbagai media online, ia menyebut sikap tersebut sebagai representase budaya masyarakat setempat yang harus dihargai.
“Barat harus berkaca dengan apa yang dilakukan selama 3 ribu tahun terakhir. Kita harus meminta maaf 3 ribu tahun ke depan sebelum menceramahi orang lain tentang moral,” jelasnya di depan ratusan awak media yang sekaligus membela keputusan Qatar tentang pelarangan ekspresi pegiat LGBT selama piala dunia di Qatar.





