“Pak Prof Zudan bagaikan Tomanurung, bagai berlian yang jatuh ke Tanah Sulawesi Selatan. Semoga tetap berkilau, terpancar kepada kami walau sudah bertugas di BKN Jakarta,” ucapnya.
Amiruddin juga memohon maaf sekiranya sebagai bawahan belum paripurna dan maksimal membuat atasan tenang dalam melaksanakan perintah atasan.
“Sehat dan semakin sukses selalu dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin,” tuturnya.
Rasa sedih sekaligus bangga juga disampaikan Nuraliyah, Kepala SMA Negeri 11 Makassar.
“Rasa sedih dan bangga di hati kami sekeluarga untuk Bapak Prof Zudan. Salam hormat dan terima kasih tak terucap bersama doa dari kedua orang tua saya di kampung untuk Bapak,” kata Nuraliyah.





