Politisi yang kini terdaftar sebagai anggota Komisi Tiga Belas DPR RI itu menutup keterangannya pada aspek kehatian-hatian.
Menurutnya, prinsip ini penting karena dependensi dalam ekonomi bisa menyebabkan hilangnya kemerdekaan sebuah negara dalam pengambilan keputusan politiknya.
Menurutnya, hubungan semacam ini telah lama dipraktikkan terutama oleh negara-negara barat yang maju, terhadap negara berkembang di Amerika Latin, Asia, Afrika dan sebagian Timur Tengah.
“Lalu bagaimana dengan Cina? Apakah tidak berusaha mempraktikan pola yang sama? Itu kan pertanyaan mendasarnya.”





