“ The curse of a resource-rich nation sometimes cannot take care and protect their resources. Kemudian terjadi sikap completion, sikap puas diri, sikap lengah. Dengan kelengahan, dengan ketidakwaspadaan, terjadi kebocoran-kebocoran yang tidak perlu terjadi,” tutur Kepala Negara.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengapresiasi kinerja para pelaku keuangan, termasuk Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan, yang dianggapnya sebagai benteng terdepan dalam menjaga stabilitas ekonomi. Presiden pun menginstruksikan jajarannya untuk terus bertekad menciptakan pemerintah yang bersih.





