Editor 20 Januari 2021

“ Sejak bulan Mei 2020 terhitung sudah 7000 plasma konvalesen didonorkan kepada penderita, atau setara dengan 40 plasma per hari dan itu masih sangat kurang. Seluruh Indonesia permintaan plasma konvalesen ini kurang lebih 200. Artinya dibutuhkan pendonor sebanyak 5 kali lipat, Untuk itu para penyintas Covid mau menyumbangkan plasma darahnya sebagai tanda syukur telah sembuh dari Covid” ujar JK.

JK menambahkan kerelaan dari penyintas Covid ini sangat dibutuhkan, mengingat plasma darah tidak bisa dibuat oleh manusia karena hal itu dihasilkan sendiri oleh tubuh manusia. Menurut JK terapi plasma konvaselen ini telah dikembangkan oleh PMI bekerja sama dengan lembaga eijkmen dan terbukti terapi dengan menggunakan plasma tersebut sangat efektif untuk menyembuhkan penderita Covid-19 dengan kondiri kritis.

“Tidak ada satu pun manusia yang bisa menciptakan darah dan plasma kecuali tubuh kita menciptakannya dengan jalan Allah. Karena itulah, hari ini kita patut bergembira karena pemerintah mencanangkan gerakan nasional, artinya semua pihak bersama sama. Hanya itu cara mengurangi dampak dari Covid-19 ini, dengan izin Allah sangat besar tingkat penyembuhannya, kami di PMI bersama eijkmen sudah meneliti itu sejak bulan Mei 2020 ”. Jelas JK.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*