“Bangsa kita telah melalui proses sejarah yang begitu panjang. Jatuh bangun dalam konflik, baik dengan penjajah maupun antara sesama anak bangsa. Empat pilar ini adalah konsensus yang pada akhirnya menjadi pemersatu bagi berdirinya negara yang memiliki cita-cita menyejahterakan rakyatnya,” terangnya.
Menurut Abdul Wahid yang juga dikenal sebagai Da’i itu, empat pilar merupakan ujung dari serangkaian dialektika pemikiran intelektual, ulama dan cendekiawan sebelum dan setelah kemerdekaan Indonesia di tahun 1945.





