Politisi PKS itu mengakui saat ini, wawasan tentang empat pilar mulai menipis di kalangan anak-anak gen Z. Meski pengetahuan tentang UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika telah didesain dalam sistem kurikulum pendidikan formal, tapi serasa tak cukup. Salah satu masalahnya, karena budaya literasi atau membaca di kalangan generasi sekarang ini yang minim.
” Media digital ini membawa pengaruh, pengetahuan dan kebudayaan baru dari luar Indonesia. Pada sisi lain, anak-anak kita tidak memiliki budaya membaca yang besar terhadap referensi-referensi kebangsaan,” jelas Meity yang saat ini duduk pula sebagai anggota Komisi Tiga Belas DPR RI.





