Makasar, Sulsel – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Sulsel), Husni Thamrin, mengatakan, kehadiran 30 pendamping gizi di Kabupaten Enrekang akan melayani ibu hamil dan bayi bawah dua tahun (Baduta). (Baca Juga : New Normal dalam Perspektif Perempuan)
“Hadirnya Program Gerakan Masyarakat Mencegah Stunting (Gammara’NA) merupakan program pendampingan gizi di daerah lokus. Para pendamping akan tinggal di daerah lokus untuk melayani ibu hamil dan baduta dengan berbagai program intervensi stunting,” kata Husni Thamrin, Senin, 19 Oktober 2020.





