Celebesupdate.com, Makassar-Dahulu, perempuan seringkali mengalami steretotipe, hidup hanya untuk urusan domestik dalam rumah tangga. Kuatnya budaya patriarti yang menempatkan kaum lelaki sebagai superior di tanah air, menjadi hambatan utama kehadiran dan peranan perempuan di ruang publik.
Namun seiring perkembangan zaman, persepsi itu agaknya berkurang. Banyak urusan-urusan perempuan yang juga harus diselesaikan perempuan di ranah publik sedikit membuka kran pemikiran masyarakat Indonesia tentang masalah ini.
Terutama pula setelah berkembanganya isu-isu gender, perubahan politik, dan berkembangnya tafsir-tafsir keagamaan yang lebih moderat tentang posisi perempuan dan laki-laki di ranah domestik maupun ruang publik.
Rupanya, banyak pekerjaan domestik harusnya bisa dilakukan oleh laki-laki sehingga beban ganda perempuan sedikit berkurang dan bisa berkiprah lebih banyak di ruang publik.





