Editor 11 Juli 2026

Celebesupdate.com, Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mengajak seluruh insan pendidikan tinggi untuk menumbuhkan optimisme, membangun budaya kerja keras, serta menanamkan cita-cita besar kepada generasi muda sebagai fondasi mewujudkan Indonesia menjadi negara maju. Hal tersebut disampaikan dalam Pertemuan Awal Tahun Ajaran 2026/2027 Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar di Masjid Agung Al-Azhar, Sabtu (11/7).

Mendiktisaintek menegaskan bahwa pendidikan memegang peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan bangsa.

“Kita perlu membangun suatu optimisme kepada anak didik kita, mendorong mereka untuk terus memiliki cita-cita yang besar, cita-cita yang tinggi. Inilah juga yang kita ingin kejar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Menteri Brian.

Menteri Brian menjelaskan bahwa Indonesia memiliki target untuk menjadi negara maju, sehingga seluruh elemen bangsa perlu bekerja keras dan tidak hanya berhenti pada wacana.

“Kalau negara-negara lain bisa, bagaimana mungkin kita tidak,” tegas Mendiktisaintek.

Menteri Brian juga menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi unggul. Menurutnya, profesi guru memiliki nilai yang sangat mulia karena ilmu yang diberikan kepada peserta didik akan terus memberikan manfaat sepanjang hayat.

Selain kerja keras, Mendiktisaintek mengingatkan pentingnya doa sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari setiap ikhtiar. Lebih lanjut Menteri Brian menjelaskan bahwa Kemdiktisaintek memberikan kesempatan yang setara bagi perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta dalam mengakses berbagai program kementerian.

Mendiktisaintek menambahkan bahwa perguruan tinggi perlu terus meningkatkan mutu pendidikan, kualitas riset, dan reputasi institusi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menutup sambutan, Mendiktisaintek mengajak seluruh insan pendidikan tinggi untuk terus membangun harapan, mimpi besar, dan semangat berikhtiar demi kemajuan Indonesia melalui pendidikan yang berkualitas, karakter yang kuat, serta budaya kerja keras, untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrida (hybrid) tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Widodo Muktiyo, beserta jajaran pimpinan, dekan, ketua program studi (kaprodi), serta kepala lembaga dan badan di lingkungan perguruan tinggi. Turut hadir pula jajaran Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar, para mitra, serta perwakilan guru se-Jabodetabek.(*)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*