Minimnya rasa nasionalisme, menurut anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera tersebut, dapat menciptakan rasa apatis, tidak peduli lagi dengan realitas kebangsaan yang sedang terjadi. “Tak ada lagi rasa memiliki sehingga kepedulian terhadap masalah-masalah yang terkait dengan kehidupan bernegara juga tidak ada,” terangnya.





