Sementara itu, dikonfirmasi oleh media, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Sulsel, Suherman, menyebut mengecilnya bonus disebabkan oleh efisiensi dan keterbatasan anggaran pemerintah propinsi Sulsel di tahun 2025. “Kondisi keuangan daerah tidak memungkina memberikan bonus sebesar 200 juta sebagaimana, tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.





