Alumni doktor kesehatan dari Jepang tersebut diangkat sebagai koordinator BSMI Regional Sula-M-Papua sehingga tidak dapat melanjutkan kepemimpinannya di BSMI Sulsel.
“Berdasarkan aturan organisasi, ketua tidak dibolehkan memiliki jabatan rangkap. Sehingga, secara etik saya harus menyerahkan kepemimpinan BSMI Sulsel untuk lanjutkan oleh kader BSMI Sulsel lainnya yang dinilai mampu dan memenuhi syarat sebagai ketua”, ungkapnya.





