Editor 10 Maret 2026

 

Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan dua mahasiswa dari Jurusan PGPAUD FIP Universitas Negeri Makassar yang berperan dalam mendukung kelancaran kegiatan serta membantu proses interaksi antara narasumber dan peserta.

Untuk memastikan seluruh peserta dapat memahami materi secara optimal, panitia menyediakan juru bahasa isyarat sebagai penerjemah selama kegiatan berlangsung. Materi juga disampaikan dengan bantuan media visual yang ramah bagi komunitas tuli.
Sesi diskusi yang berlangsung setelah pemaparan materi menjadi ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman pribadi terkait pola pengasuhan yang pernah mereka alami dalam keluarga.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*