“Kami sempat mengungsi ke tempat ketinggian pada gempa pertama, Kamis kemarin. Sekarang ini kami sudah kembali ke rumah. Kami memasang tenda di luar rumah untuk mewaspadai terjadinya gempa susulan,” ungkap Irwanto, salah seorang warga Mamuju yang dihubungi Celebesupdate.com melalui Whatsapp.

Dilansir oleh sejumlah media nasional, bahwa berdasarkan analisis dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kejadian gempa di Majene, Sulbar berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif di sekitar lokasi pusat gempa yang berupa sesar naik.
Gempa susulan ini dibuka dengan gempat berkekuatan magnitudo 5,9 pada Kamis, 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB.
Dalam catatan Badan Geologi, gempa di Sulawesi Barat ini bukan pertama yang terjadi. Gempa bumi akibat sesar naik di bagian barat Provinsi Sulawesi Barat pernah memicu terjadinya tsunami pada tahun 1928, 1967, 1969 dan 1984.
Sementara itu, menanggapi bencana ini pemerintah langsung menyiapkan relawan dan bantuan kemanusiaan ke Sulawesi Barat. TNI misalnya, berdasarkan siaran lembaga penerangan unit militer tersebut.





