_”Ya Allah berkahi-Lah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikan-Lah (umur) kami pada bulan Ramadhan.”_ (HR Baihaqi 3534, Thabrani 3939, Al-Bazzar 6496)
Hadits ini menjadi dalil dianjurkannya berdoa agar umur seseorang dipanjangkan sampai pada waktu yang mulia. Hal itu supaya ia dapat melaksanakan amal-amal shalih pada waktu tersebut, disamping sebaik-baik manusia di antaranya adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalnya. Dan, waktu paling mulia yang diminta dalam hadits ini adalah Bulan Ramadhan.
Abu Bakar Al-Warraq mengumpamakan bulan Rajab itu seperti angin yang menerbangkan awan bernama Sya’ban, lalu menjatuhkan butir-butir hujan bernama Ramadhan.





