Perumpamaan yang lain mengibaratkan bulan Rajab sebagai waktu menanam benih, Sya’ban waktu menyirami, dan Ramadhan waktu untuk memanen.
Syaikh Shalih Al-Munajid memberikan perumpamaan yang lain: Rajab bulan _‘ibadah,_ Sya’ban bulan _zahadah_ (zuhud meninggalkan kenikmaatan duia), dan Ramadhan bulan _ziyadah_ (memuncaknya ibadah dan zahadah).
Aneka Perumpamaan tersebut menegaskan bahwa Bulan Rajab adalah bulan untuk ‘pemanasan’, Sya’ban bulan ‘uji coba’, dan Ramadhan adalah bulan untuk ‘berlomba’ dalam ibadah, amal shalih, dan kebaikan-kebaikan lainnya.





