Nama Prof. Harun dimasukkan dalam daftar Top 2% ilmuwan paling berpengaruh di dunia setelah dipublikasikan Stanford University dan Elsevier BV.
Diketahui, hanya 58 ilmuwan dari Indonesia dari lembaga riset dan perguruan tinggi yang lolos.
Ia juga merupakan profesor muda yang telah dinobatkan sebagai periset unggul Unhas pada 2019 lalu. Selain itu, beliau juga terpilih sebagai reviewer nasional dan internal sejak 2015 hingga sekarang. Banyak karya yang dihasilkan seperti telah menerbitkan 10 buku yang berisikan tulisan ilmiah beliau.
“Tentu saya merasa senang, hal ini manusiawi. Mungkin sebagian orang melihat capaian tersebut diraih dengan mudah. Padahal prosesnya sangat panjang. Selama ini saya mempunyai prinsip yang disebut TIM (Trust, Integration Mindset). Prinsip ini selalu saya pegang dalam keseharian untuk bisa berkembang dan berkontribusi untuk kemaslahatan masyarakat secara meluas,” tambah Prof. Harun.





