Pameran dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mukti. “Salah satu hal yang kita tekankan pada peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2024 adalah bagaimana kita membangun kedaulatan bahasa Indonesia,” ucapnya.
Kepala Badan Bahasa, E. Aminudin Aziz, menyampaikan bahwa bangga menggunakan bahasa Indonesia berarti menjaga identitas nasional di tengah globalisasi. Mahir berbahasa Indonesia mencerminkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif generasi yang unggul. “Dengan bahasa Indonesia yang kokoh, kita maju sebagai bangsa yang mampu bersaing di kancah dunia, tanpa kehilangan jati diri. Kedaulatan bahasa Indonesia adalah kunci masa depan pendidikan yang mandiri dan berdaya saing global,” pungkasnya.





