Kemudian lonjakan kasus positif juga semakin banyak di kabupaten kota. Bahkan di PPKM yang ke tiga kalinya ada 20 lebih kabupaten kota yang masuk level 4, artinya kasus masih tinggi dan perlu pembatasan kegiatan masyarakat.
Menurut Riyono kasus COVID-19 di Jateng mendapatkan perhatian WHO karena di Jawa hanya Jateng yang penanganan COVID-19 seolah stagnan dibandingkan provinsi Jabar,Jatim juga Jakarta mulai yang kasusnya mulai melandai.





